Desa Sidomulyo 20 Kembangkan Ketahanan Pangan Melalui Pengadaan 8 Ekor Sapi dan Pembangunan Kandang, Total Anggaran Rp 173 Juta

BANYUASIN – TEROPONGSUMSEL.COM Pemerintah Desa Sidomulyo 20 terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ketahanan pangan dan ekonomi desa. Tahun ini, desa merealisasikan program strategis berupa pengadaan 8 ekor sapi beserta pembangunan kandang ternak permanen yang menelan anggaran sebesar Rp 173.098.000 dari Dana Desa.

Program ini merupakan bagian dari prioritas nasional penggunaan Dana Desa yang difokuskan pada ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Sidomulyo 20, Ali Suharnoko, kegiatan ini berjalan melalui tahapan musyawarah, perencanaan teknis, hingga pelaksanaan fisik di lapangan.(5/12/2025)

Pada pelaksanaan kegiatan, Kepala Desa Ali Suharnoko secara langsung menyerahkan 8 ekor sapi tersebut kepada pengurus BUMDes sebagai lembaga resmi pengelola unit usaha desa. Serah terima ini disaksikan langsung oleh warga sekitar di area kandang baru yang telah selesai dibangun.

BUMDes ke depan bertugas melakukan

pemeliharaan dan pengembangan sapi,
pengaturan siklus penggemukan,
pencatatan aset dan laporan unit usaha,
serta mengelola hasil usaha untuk menambah pendapatan asli desa.

Dengan mekanisme ini, Pemerintah Desa ingin memastikan bahwa aset desa dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga

Selain pengadaan ternak, pembangunan kandang permanen juga menjadi komponen penting dalam program ini. Kandang dibangun dengan struktur yang lebih kuat dan layak untuk memastikan kesehatan dan keamanan hewan.

Sarana ini dirancang untuk:
menjaga kebersihan lingkungan ternak,
memudahkan pemberian pakan,
mencegah penyakit,
memaksimalkan pertumbuhan sapi secara optimal.

Pembangunan infrastruktur kandang menjadi dasar penting untuk menjamin keberhasilan program ketahanan pangan jangka panjang.

Program ketahanan pangan ini tidak hanya berfungsi sebagai cadangan pangan hewani, tetapi juga diarahkan menjadi sumber pendapatan desa melalui unit usaha peternakan BUMDes.

Target jangka panjang program ini meliputi:
penambahan populasi sapi setiap tahun,
peningkatan aset milik desa,
pembukaan lapangan kerja dan aktivitas ekonomi baru,
serta peningkatan kesejahteraan warga melalui hasil usaha.

Kepala Desa Ali Suharnoko menyampaikan bahwa program ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan desa mandiri pangan dan mandiri ekonomi. Pemerintah Desa juga berharap masyarakat turut mendukung dengan menjaga lingkungan sekitar serta berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan ternak.

Melalui realisasi anggaran Rp 173.098.000 ini, Desa Sidomulyo 20 menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus dimulai dari penguatan sektor dasar, yaitu pangan dan peternakan. Dengan pengelolaan BUMDes yang profesional dan transparan, program ini diharapkan menjadi model pengembangan ketahanan pangan yang berhasil dan berkelanjutan di Kecamatan Muara Padang.

Fitriyani

Related posts

Leave a Comment